• Bukittinggi flag

    Hotel Murah di BUKITTINGGI

    8 Hotel di BUKITTINGGI
About Bukittinggi

Kota dan kota terbesar dari Provinsi Sumatera Barat. Kota ini juga pernah menjadi ibukota Indonesia pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia. Tak hanya itu, dulunya kota ini adalah ibukota Provinsi Sumatera dan Sumatera Tengah yang pada zaman kolonial Belanda disebut juga Fort de Kock.

Kota Bukittinggi juga terkenal dengan kota wisata berhawa sejuk, sehingga dijuluki sebagai Paris van Sumatera oleh Belanda dan kota bersaudara (sister city) dengan Seremban di Negeri Sembilan, Malaysia. Objek wisata Jam Gadang yang berupa menara jam, ramai dikunjungi wisatawan, di mana letaknya di jantung kota sekaligus simbol kota ini. Tak hanya itu, kota ini pun melahirkan beberapa tokoh pendiri Republik Indonesia, seperti Mohammad Hatta yang menjadi proklamator dan Assat sebagai pejabat presiden Republik Indonesia.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 84 Tahun 1999, secara de jure luas wilayah Bukittinggi adalah 145,29 km2, tetapi secara de facto luasnya hanya 25,24 km2 sebab sebagian masyarakat Kabupaten Agam menolak perluasan wilayah tersebut. Meski demikian, kota ini tetap menjadi favorit wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Wilayah Utama Bukittinggi

  • Aur Birugo Tigo Baleh
  • Guguk Panjang
  • Mandiangin Koto Selayan

Sejarah Bukittinggi

Mulanya Kota Bukittinggi merupakan pasar (pekan) bagi masyarakat Agam Tuo. Kemudian kedatangan Belanda menjadikan kota ini sebagai kubu pertahanan untuk melawan Kaum Padri dengan mendirikan benteng di salah satu bukit di kota ini. Benteng tersebut sekaligus menjadi tempat peristirahatan opsir-opsir Belanda yang berada di wilayah jajahannya. Benteng tersebut diberi nama Fort de Kock. Perkembangan kota ini pun cukup pesat dengan meningkatnya peran dalam ketatanegaraan menjadi sebuah stadsgemeente (kota), lalu ibukota Afdeeling Padangsche Bovenlanden dan Onderafdeeling Oud Agam.

Selanjutnya, Bukittinggi dipredikatkan sebagai kota besar berdasarkan Undang-undang Nomor 9 Tahun 1956 tentang Pembentukan Otonom Kota Besar dalam Lingkungan Daerah Sumatera Tengah, meliputi Provinsi Sumatera Barat, Jambi, Riau dan Kepulauan Riau saat ini. Pada tahun 1999 barulah Bukittinggi memperluas wilayahnya dengan menggabungkan nagari-nagari di sekitarnya, diantaranya Cingkariang, Gaduk, Sianok Anam Suku, Guguak Tabek Sarojo, Ampang Gadang, Ladang Laweh, Pakan Sinayan, Kubang Putiah, Pasia, Kapau, Batu Taba dan Kota Gadang. Namun, sebagian masyarakat Agam menolak untuk bergabung, sehingga aturan mengenai hal ini belum dapat dilaksanakan.

Cara ke Bukittinggi

Pesawat
Bukittinggi dapat dicapai dengan pesawat dari berbagai daerah, terutama Jakarta. Beberapa maskapai pun beroperasi beberapa kali dalam sehari untuk melayani penumpang dari dan ke Sumatera Barat melalui Bandara Minangkabau di Padang. Memang tidak langsung mendarat di Bukitting, tetapi Anda dapat melanjutkan perjalanan menuju kota tersebut menggunakan transportasi lainnya.

Bus
Posisinya yang strategis diantara Padang dan Pekanbaru membuat kota ini dilalui bus Jalur Lintas Sumatera yang menghubungkan Medan, Padang dan Palembang. Banyak bus antar provinsi melewati Kota Bukittinggi dan Terminal Alur Kuning menjadi terminal utama untuk angkutan transportasi darat.

Travel
Alternatif transportasi lain adalah travel yang berupa mobil Avanza, Xenia, Panther, Innova, APV sebagai angkutan umum. Travel ini tersedia di Bandara Minangkabau dengan tarif Rp50.000. Taksi Inilah moda transportasi yang mudah ditemukan di Bandara Minangkabau yang dapat mengantarkan Anda sampai Bukittinggi. Namun, biaya yang dikeluarkan juga besar, yakni sekitar Rp200.000 bahkan lebih.

Transportasi di Bukittinggi

Bendi
Alat transportasi tradisional ini terkenal di Bukittinggi dengan menggunakan tenaga kuda sebagai penggerak. Bendi dapat ditemukan di Pasar Atas depan Jam Gadang dan Pasar Bawah sejajar Janjang Gantung.

Angkot
Umumnya, angkot di Bukittinggi rata-rata berwarna merah dan untuk membedakannya dari kode atau warna tertentu. Angkot-angkot tersebut dapat mengantar Anda ke berbagai penjuru kota.

Tranex
Alat transportasi umum di Sumatera Barat yang berupa mobil ELF. Tranex Mandiri tujuan Bukittinggi mangkal di Ulak Karang, dekat Kampus Bung Hatta. Dari Bandara Minangkabau, Anda dapat naik Damri atau Tranex ke Kota Padang, lalu melanjutkan ke Ulak Karang dengan Tranex Mandiri, di mana ongkosnya hanya Rp18.000 per orang.

Hotel di Bukittinggi

  • The Hills Bukittingi Hotel & Convention
  • Hotel Pusako
  • Grand Rocky Hotel
  • Royal Denai Hotel
  • Benteng Hotel
  • Bunda Hotel Bukittinggi
  • Hotel Sumatera
  • Hotel Campago
  • Hotel Bagindo
  • Hotel Murni
  • Hotel Srikandi
  • Hotel Rajawali
  • Hotel Nirwana
  • Hotel Asia

Iklim di Bukittinggi

Kota ini memiliki hawa cukup sejuk dengan suhu berkisar 16.1–24.9 °C sebab berada pada ketinggian 909–941 meter di atas permukaan laut. Tak hanya itu, dari total luas wilayah Kota Bukittinggi saat ini, 82,8% wilayahnya telah diperuntukkan menjadi lahan budidaya, sedangkan sisanya merupakan hutan lindung.

Bahasa Daerah di Bukittinggi

Bukittinggi tentunya menggunakan bahasa Minang sesuai dengan bahasa daerah di Sumatera Barat. Pelafalannya banyak yang menggunakan vokal O dan intonasinya sedikit mendayu.

Objek Wisata di Bukittinggi

  • Ngarai Sianok
  • Lubang Jepang
  • Koto Gadang
  • Taman Bundo Kanduang
  • Kebun Binatang Bukittinggi
  • Benteng Fort de Kock
  • Jembatan Limpapeh
  • Jam Gadang
  • Pasar Ateh 
  • Air Terjun Lembah Anai 
  • Istana Bung Hatta

Mal di Bukittinggi

  • Niagara
  • Plaza Bukittinggi

Museum di Bukittinggi

  • Museum Budaya / Rumah Bagonjong
  • Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta

Hiburan Malam di Bukittinggi

  • Kafe-kafe di Jalan A. Yani, Kampung Cina
  • Pelataran Jam Gadang

Tempat Makan Rekomendasi Kuliner di Bukittinggi

  • Los Lambuang
  • Nasi Kapau Uni Lis
  • Ayam Pop Restoran Family Benteng Indah
  • Es Cendol Ampiang Durian
  • Ruah Makan & Restoran Simpang Raya
  • Nasi Goreng Ajo

Tips Wisata di Bukittinggi

Berkeliling Bukittinggi
Objek-objek wisata di Bukittinggi berdekatan dan mudah dijangkau dengan berjalan kaki. Tapi Anda dapat menggunakan aneka transportasi di Bukittinggi khususnya bendi yang paling khas di kota ini dan banyak mangkal di sekitar Jam Gadang.

Persiapkan Fisik Anda
Meski objek-objek wisata di Bukittinggi berdekatan, tetapi Anda perlu menyiapkan fisik untuk mengelilinginya karena mayoritas kontur jalan di kota ini berbukit, sehingga Anda akan berjalan mengikuti tanjakan dan turunan. Sediakan pula air minum sebagai bekal perjalanan Anda.

Perlu Kamu Tahu di Bukittinggi

Kota Bukittinggi terkenal dengan kuliner nasi kapau. Kuliner ini juga mudah ditemukan, sehingga Anda wajib mencicipi nasi tersebut. Tak hanya itu, cobalah sensasi berkeliling dengan andong yang khas. Andong dapat mengantarkan Anda ke berbagai tempat menarik.