Purwokerto merupakan sebuah kota berkembang di bagian barat daya Propinsi Jawa Tengah, Purwokerto sendiri merupakan ibukota Kabupaten Banyumas. letak kota Purwokerto secara geografis termasuk kategori daerah dataran tinggi karena letaknya persis berada di kaki Gunung terbesar di Jawa Tengah yaitu Gunung Slamet, karena letaknya berada di daerah dataran tinggi jadi sebagian daerah di Kota Purwokerto memiliki udara yang sejuk apalagi di pagi hari.

Meskipun Purwokerto hanyalah sebatas Ibukota Kabupaten akan tetapi kota ini digolongkan sebagai Ibukota Kabupaten yang maju dan perkembangannya dari tahun ke tahun tergolong pesat. sebagai indikatornya adalah hampir semua fasilitas hadir di kota ini dari mulai Pusat Perbelanjaan, Restoran cepat saji, Pusat Pertokoan, Sarana Olahraga, Pusat Wisata Kuliner, Hotel berbintang (kelas Internasional), Sarana Rekreasi Keluarga, Pusat Pelayanan Kesehatan, dan lain sebagainya.

Purwokerto dikenal sebagai kota transit karena letaknya berada ditengah-tengah antara kota-kota besar misalnya antara Bandung-Yogyakarta, Jakarta-Yogyakarta, Bandung-Semarang, dan lain sebagainya. Biasanya orang yang akan melalukan perjalanan antar kota besar tersebut meluangkan waktunya untuk transit beristirahat atau berwisata di kota ini.

Sejarah Purwokerto

Istilah kota dalam sumber-sumber sejarah kuno telah dikenal dengan berbagai nama. Dalam kitab Negarakertagama dan Babad Tanah Jawi, ditemukan istilah kota nagari atau negara yang artinya sama dengan kota (Suyatno K. dan Sutiyah. 2007: 31). Ini merupakan petunjuk adanya kota-kota di daerah pedalaman yang mempunyai basis ekonomi pertanian. Sedangkan istilah Purwokerto berasal dari kata purwo yang artinya wiwitan atau asal mula, dan kerto yang artinya kemakmuran, jadi Purwokerto artinya asal mula kemakmuran.

Pada tanggal 21 – 23 Pebruari 1861 kota Banyumas sebagai ibukota Kabupaten Banyumas dilanda banjir hebat (Blabur Banyumas) karena meluapnya sungai Serayu. Bupati Banyumas waktu itu adalah Raden Adipati Cokronegoro I yang menjabat sejak tahun 1831.

Pada perkembangan selanjutnya, Kabupaten Purwokerto dihapus, digabungkan dengan Kabupaten Banyumas beribukota di Purwokerto yang juga menjadi ibukota Karesidenan Banyumas pada tahun 1936. Atas prakarsa Adipati Aryo Sujiman Gondosubroto (Bupati Banyumas II), pendopo “Si Panji” pada tanggal 5 Januari 1937 dipindahkan dari Banyumas ke Purwokerto.

Undang-undang tentang Pemerintah Daerah telah mengalami beberapa pergantian itu tidak banyak mempengaruhi pembagian wilayah (kecamatan dan desa) dalam Kabupaten Banyumas. Kota Purwokerto sebagai tempat kedudukan Pembantu Gubernur Jawa Tengah wilayah Banyumas dan ibukota Kabupaten Banyumas terus mengalami pertumbuhan, karena ditunjang oleh letaknya yang strategis dan lingkungan sekitar beruapa lahan pertanian yang subur.

Luas wilayah Kota Purwokerto adalah 3.585,34 ha, terdiri dari tanah sawah kering, perkebunan negara/ swasta/ perorangan dan lain-lain termasuk sungai, jalan dan kuburan. Wilayah kota Purwokerto saat ini terdiri atas 28 kelurahan yang terbagi dalam 4 wilayah kecamatan. Kecamatan Purwokerto Utara terdiri atas 7 kelurahan, kecamatan Purwokerto Selatan ada 7 kelurahan, kecamatan Purwokerto Barata da 7 kelurahan juga dan kecamatan Purwokerto Timar juga ada 7 kelurahan.

Sedangkan batas wilayah kota Purwokerto yaitu; sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Karang Lewas, sebelah utara dengan Kecamatan Sumbang dan Kecamatan Baturraden, sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Sumbang dan Kecamatan Sokaraja dan sebelah selatan berbatasan dengan Kecamatan Patikraja dan Kecamatan Sokaraja.

Cara ke Purwokerto

Melalui darat: Dari Jakarta bisa dengan Kereta Api dari Stasiun Gambir atau Pasar Senen. Untuk bis bisa dari Terminal Kampung Rambutan atau Lebak Bulus.

Transportasi di Purwokerto

  • Angkot
  • Becak
  • Dokar, jenis kendaraan yang menggunakan kuda sebagai tenaga penggerak.
  • Taksi

Hotel di Purwokerto

  • Aston Imperium Hotel Purwokerto
  • Horison Hotel Purwokerto
  • Santika Hotel Purwokerto
  • Green Valley Resort Baturaden
  • Queen Garden Hotel Baturaden

Iklim di Purwokerto

Purwokerto beriklim tropis. Terdapat curah hujan yang signifikan sepanjang tahun di Purwokerto. Bahkan bulan terkering masih memiliki banyak curah hujan. Suhu rata-rata tahunan adalah 26.3 °C di Purwokerto. Curah hujan tahunan rata-rata adalah 3146 mm.

Bahasa Daerah di Purwokerto

Bahasa yang digunakan adalah bahasa Jawa dengan dialek Banyumasan atau lebih familiar dengan istilah Ngapak.

Objek Wisata di Purwokerto

  • Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman
  • Owabong (Objek Wisata Bojongsari)
  • Baturaden
  • Curug Cipendok
  • Telaga Pucung
  • Goa Maria Kaliori
  • Pemandian Tirta Husada Kali Bacin
  • Lembah Combong
  • Goa Sarabadak dan Goa Selirang
  • Pemandian Air Panas Pancuran 3 (Telu) dan 7 (Pitu)
  • Telaga Sunyi

Mal di Purwokerto

  • MORO MALL
  • Tamara Plaza
  • Matahari Department Store Kebondalem
  • DEPO PELITA
  • Rita Pasaraya Kebon Dalem
  • Rita Pasaraya Store Isola

Museum di Purwokerto

  • Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman
  • Museum Uang Bank Rakyat Indonesia
  • Monumen Gatot Subroto
  • Monumen Sepoer
  • Monumen Sepuluh Purwokerto

Hiburan Malam di Purwokerto

  • BlackBox Purwokerto, Jl. S. Parman No. 92
  • NAV Purwokerto, Jl. Jend Sudirman No. 606
  • Happy Family Karaoke, Jln. Jend. Sudirman No. 437
  • E-MAX, Jl. Dr. Suparno Purwokerto
  • Merah Putih, Jl. MT. Haryono No. 140 Purwokerto

Tempat Makan Rekomendasi di Purwokerto

Oemah Daun Purwokerto
Jl. Wahid Hasyim 101 & 103, Karang Klesem

Niki Eco Purwokerto
Jl. Jend. Sudirman, sebelah timur alun-alun Purwokerto

Andhang Pangrenan Purwokerto
Jl. Gerilya Purwokerto, eks Terminal Lama Purwokerto

Waroeng Ndeso Purwokerto
Jl. Baturaden Km. 10 Rempoah

Tips Wisata di Purwokerto

  • Mencari rute yang cocok dengan kondisi kantong termasuk salah satu tips yang manjur.
  • Bawalah pakaian yang sesuai dengan kondisi ikllim daerah yang akan dituju.
  • Persiapkan juga alat-alat seperti kamera untuk dokumentasi.
  • Mencari peta dan informasi akurat tujuan wisata yang akan dituju.

Perlu Kamu Tahu di Purwokerto

RSU Wishnu Husada
Jl. Raya Notog mtr 200, patikraja

Rumah Sakit Umum Sinar Kasih
Jl. Martadireja II Mersi Purwokerto Timur

Rumah Sakit Umum Santa Elisabeth
Jl. Jendral Gatot Subroto 44 Kranji
Purwokerto Timur