• Tanjung Pandan flag

    Hotel Murah di TANJUNG PANDAN

    10 Hotel di TANJUNG PANDAN
About Tanjung Pandan

 

Kota Tanjungpandan merupakan kota terbesar sekaligus menjadi ibukota dari Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia. Kota ini terletak di muara Sungai Cecuruk yang merupakan sungai terbesar di  Kabupaten Belitung. Kota Tanjung Pandan telah menjadi pusat perdagangan utama di Bangka Belitung karena memiliki pelabuhan yang menjadi persinggahan kapal-kapal yang berasal dari Jakarta.

Wilayah Utama Tanjungpandan

Kecamatan Tanjungpandan terdiri atas 12 kelurahan yaitu Kelurahan Buluh Tumbang, Kelurahan Perawas, Kelurahan Lesung Batang, Kelurahan Pangkal Lalang, Kelurahan Juru Seberang, Kelurahan Kampung Parit, Kelurahan Dukong, Kelurahan Tanjung Pendam, Kelurahan Paal Satu, Kelurahan Air Sagak, Kelurahan Air Merbau, dan Kota Tanjungpandan.

 

Sejarah Tanjungpandan

Kota Tanjungpandan berdiri pada masa pemerintahan kolonial sedang berlangsung di Nusantara. Hal tersebut dijelaskan secara lebih rinci di dalam buku Billiton 1852-1927 hasil karangan Gedenkboek. Selain itu, adanya beberapa peninggalan budaya kolonial juga semakin memperjelas peran pemerintah kolonial dalam sejarah berdirinya Kota Tanjungpandan. Peninggalan budaya kolonial tersebut antara lain adalah Emplassemen dan Juliana Park di wilayah Tanjungpendam, Holland Indische School yang sekarang mejadi SMPN 1 Tanjungpandan atau yang disebut juga dengan Gedung Societet, Hoofdkantoor yang sekarang menjadi Barata Department Store, dan Landraad atau yang sekarang disebut sebagai Kantor Dinas Pendidikan.

Tepatnya pada 17 Agustus 1945, Presiden Soekarno membacakan teks proklamasi yang menjadi ujung tombak dari kemerdekaan Republik Indonesia. Akan tetapi, proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia baru diumumkan dan diterima oleh pemerintah Belitung pada tanggal 6 September 1945. Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ini disampaikan oleh Residen Bangka Belitung, Masjarif, kepada Demang K.A. Latif yang merupakan Wakil Pemerintah Guntyo di Kota Tanjungpandan. Keterlambatan pemberitahuan tersebut kemudian membuat munculnya berbagai persepsi negatif dari masyarakat Belitung terhadap kepemimpinan Demang K.A. Latif.

Berbagai pergolakan dan konflik telah terjadi di Kota Tanjungpandan di masa lampau. Masyarakat Tanjungpandan berhasil mengatasi dan melewati berbagai pergolakan dan konflik tersebut hingga akhirnya Kota Tanjungpandan berubah menjadi kondusif hingga saat ini. Setelah melewati masa-masa sulit tersebut, pada tahun 1951, Bung Karno dan Bung Hatta terbang ke Belitung dan mendarat di Bandar Udara Buluh Tumbang yang sekarang telah berubah menjadi Bandar Udara H. A. S. Hanandjoeddin. Bung Karno dan Bung Hatta sempat berorasi di Gedung Nasional sedangkan Bung Hatta melakukan persemian pabrik keramik.

Kota Tanjungpandan memiliki infrastruktur kota yang sama dan setara dengan kota pesisir. Dengan modal kondisi infrastruktur yang demikian, seiring berjalannya waktu, Kota Tanjungpandan mengalami perkembangan yang cukup pesat. Perkembangan yang cukup pesat ini kemudian membuat Kota Tanjungpandan menjadi pusat administrasi dan pusat pertumbuhan di Pulau Belitung.

 

Cara ke Tanjungpandan

  • Menggunakan Pesawat

Jika Anda berasal dari luar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, untuk menuju Kota Tanjungpandan, Anda sebaiknya menempuh jalur udara dengan pesawat. Maskapai yang membuka rute penerbangan khususnya Jakarta-Tanjungpandan antara lain adalah Sriwijaya Air dan Batavia Air. Maskapai Sriwijaya Air melayani penerbangan dari Jakarta menuju Tanjungpandan sebanyak empat kali dalam satuh hari, sedangkan maskapai Bataivia Air melayani penerbangan dari Jakarta menuju Tanjungpandan sebanyak satu kali dalam satu hari. Harga tiket penerbangan menuju Tanjungpandan berkisar mulai dari Rp350.000.

Selain dari Jakarta, untuk menuju Tanjung pandan bisa juga melalui Kota Denpasar, Palembang, Yogyakarta, Semarang, dan Medan. Penerbangan menuju Tanjungpandan, khususnya dari Jakarta, ditempuh dalam waktu kurang lebih 1 jam. Pesawat yang Anda tumpangi akan mendarat di Bandara H.A.S. Hanandjoeddin, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung.

 

Transportasi di Kota Tanjung Pandan

Bagi Anda yang berkunjung ke Kota Tanjungpandan, Anda tidak perlu khawatir mengenai alat transportasi yang ada di kota ini. Kota Tanjungpandan memiliki berbagai alat transportasi darat yang dapat digunakan bagi para wisatawan untuk mengelilingi Kota Tanjungpandan. Berbagai alat transportasi yang ada di Kota Tanjungpandan tersebut antara lain adalah sebagai berikut.

  • Bus Antarkota

Di Pulau Belitung terdapat bus antarkota yang menghubungkan antara Kota Tanjungpandan dengan kota lainnya seperti Kota Manggar. Bus antarkota ini berangkat dari Kota Tanjungpandan menuju Kota Manggar dengan rute melewati Kota Kelapa Kampit dan ada juga yang melewati Kota Dendang. Jika Anda berniat menjelajah tidak hanya Kota Tanjungpandan saja, Anda bisa memanfaatkan bus antarkota ini untuk keperluan mobilisasi Anda.

  • Angkutan Kota

Angkutan kota atau biasa disebut angkot memang merupakan sarana trasportasi yang terbilang murah untuk para wisatawan. Kota Tanjungpandan juga menyediakan sarana transportasi angkot, namun jumlahnya masih sedikit dan masih cukup jarang. Hanya ada beberapa angkot dan hanya ada sedikit rute yang dilewati oleh angkot di Kota Tanjungpandan.

  • Motor Sewaan

Bagi Anda yang ingin berkeliling Kota Tanjungpandan dengan fleksibel, bebas macet, dan tidak bergantung pada angkutan umum yang memiliki rute terbatas, Anda dapat menyewa sebuah motor di rental-rental yang ada di kota Tanjungpandan. Dengan menyewa motor, Anda bebas menentukan rute untuk menuju destinasi wisata Anda.

Tarif sewa motor di Kota Tanjungpandan berkisar mulai dari Rp50.000,00/Rp60.000 per harinya. Akan tetapi, sebelum menyewa motor, pastikan Anda memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) demi keamanan Anda. Selain itu, pastikan Anda bertanya kepada masyarakat setempat atau browsing terlebih dahulu mengenai rute-rute jalan terdekat atau jalan alternatif untuk sampai ke destinasi Anda di Kota Tanjungpandan.

  • Mobil Sewaan

Bagi Anda yang berkunjung ke Kota Tanjungpandan bersama keluarga besar atau bersama teman-teman Anda, Anda sebaiknya menyewa sebuah mobil untuk berkeliling Kota Tanjungpandan. Selain akumulasi biaya transportasi yang menjadi lebih murah, dengan mobil sewaan Anda juga akan selalu bersama-sama dengan keluarga atau teman-teman Anda sepanjang perjalanan.

Anda dapat menyewa mobil untuk memudahkan mobilisasi Anda selama berada di Kota Tanjungpandan melalui rental-rental. Anda dapat browsing mengenai rental mobil yang ada di Kota Tanjungpandan atau bertanya kepada pihak hotel tempat Anda menginap. Biasanya, pihak hotel menyediakan jasa rental mobil atau memiliki mitra perusahaan yang menyediakan jasa rental mobil yang lebih terpercaya.

 

Hotel di Kota Tanjungpandan

Sebelum menentukan hotel untuk tempat Anda menginap selama di Tanjungpandan, Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal terlebih dahulu. Hal-hal yang perlu Anda pertimbangkan tersebut antara lain adalah sebagai berikut.
 

1. Lokasi Hotel

Sebelum Anda tiba di Kota Tanjungpandan, sebaiknya Anda mengecek terlebih dahulu lokasi hotel yang akan menjadi tempat menginap Anda. Lokasi hotel yang berada tidak jauh dari pusat kota merupakan lokasi idaman para wisatawan. Dengan lokasi hotel yang dekat dengan pusat kota, Anda akan lebih dekat dengan tempat-tempat wisata yang ingin Anda kunjungi. Selain itu, Anda juga tidak akan terlalu lama menghabiskan waktu di jalan, tidak terjebak macet, dan lebih hemat ongkos. Hal penting lainnya yang perlu Anda perhatikan adalah  melihat area sekitar hotel sekaligus memastikan bahwa hotel tersebut aman untuk ditempati.

 

2. Fasilitas Hotel

Selain lokasi, fasilitas hotel merupakan hal yang cukup penting untuk diperhatikan. Hotel dengan fasilitas yang lengkap bisa menjadi kebutuhan utama para wisatawan saat menginap di suatu daerah. Fasilitas hotel ini antara lain adalah seperti sarapan, perlengkapan mandi, kolam renang, hingga air hangat. Anda dapat memperoleh informasi mengenai hotel beserta fasilitasnya yang ada di Tanjungpandan dari internet dengan pencarian (browsing), dari website resmi hotel, situs-situs pengulas (review) hotel, hingga menghubungi atau bertanya langsung dengan datang ke hotel yang menjadi tujuan Anda.

Setelah mendapatkan informasi yang memadai mengenai hotel yang akan dijadikan tempat menginap, Anda juga perlu melakukan perbandingan harga dan fasilitas hotel tersebut dengan beberapa hotel lainnya sebelum membuat keputusan. Anda sebaiknya tidak hanya terpaku pada satu hotel saja. Anda perlu membandingkan dan memperhitungkan biaya serta fasilitas yang akan Anda dapatkan dari biaya yang Anda keluarkan. Jika Anda menemukan hotel yang jauh lebih bagus, modern, memiliki fasilitas yang banyak, lokasinya lebih strategis, dan selisih harganya tidak jauh berbeda dari hotel pertama yang Anda pilih, tidak ada salahnya untuk memilih hotel yang kedua.

 

3. Pelayanan Hotel

Selain fasilitas, pelayanan hotel juga menjadi hal penting yang perlu Anda pertimbangkan sebelum memilih hotel. Untuk mengetahui standar pelayanan sebuah hotel yang akan Anda booking, Anda dapat mencari informasinya melalui situs traveler dan situs pengulas (review) hotel sebagai bahan pertimbangan lebih lanjut.

 

Iklim di Kota Tanjungpandan

Tanjungpandan adalah kota yang beriklim tropis. Kota ini memiliki curah hujan yang berada pada taraf signifikan yaitu rata-rata 2.979mm dan dengan diiringi oleh presipitasi bahkan di bulan-bulan terkering. Suhu rata-rata di Kota Tanjunpandan adalah 26.2 °C.

 

Bahasa Daerah di Kota Tanjungpandan

Bahasa yang digunakan di kota Tanjungpandan adalah bahasa Melayu. Hal ini terkait juga dengan latar belakang sejarah Kepulauan Bangka Belitung yang merupakan salah satu wilayah bermukim bangsa Melayu saat terjadi migrasi. Oleh karena itu, bahasa Melayu berkembang pesat di Belitung dan saat ini menjadi bahasa daerah yang digunakan oleh masyarakat Kota Tanjungpandan.

Seiring berjalannya waktu, Pulau Belitung dan termasuk Kota Tanjungpandan didiami tidak hanya oleh orang Belitung asli, melainkan banyak juga pendatang yang berasal dari suku lainnya yang kemudian menetap di pulau ini. Sebagian besar pendatang adalah masyarakat bersuku Jawa dan Tionghoa. Dengan adanya keanekaragaman ini, bahasa Jawa dan bahasa Mandarin pun turut digunakan oleh masyarakat untuk berkomunikasi.

Kadang-kadang, bahasa Indonesia pun juga digunakan di Kota Tanjungpandan. Biasanya, orang yang berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia tidak akan terlalu kesulitan untuk memahami bahasa Melayu mengingat bahasa Indonesia merupakan variasi dari bahasa Melayu. Dengan kata lain, bahasa Melayu adalah bibit utama sekaligus bibit unggul dari terbentuknya bahasa Indonesia. Bahasa Melayu sendiri juga pernah menjadi lingua franca atau bahasa penghubung bagi bangsa pendatang dengan penduduk di Nusantara pada masa lampau.

 

Objek Wisata di Kota Tanjungpandan

Kota Tanjungpandan memiliki beberapa objek wisata yang tidak boleh dilewatkan jika Anda berkunjung ke kota ini. Sebagian besar objek wisata yang ada di Kota Tanjungpandan adalah objek wisata air. Berikut ini adalah beberapa objek wisata air yang ada di Kota Tanjungpandan.

  • Pantai Tanjung Tinggi

Pantai Tanjung Tinggi atau biasa disebut Pantai Bilik adalah salah satu pantai terfavorit yang ada di Kota Tanjungpandan. Pantai ini berjarak 31 km dari pusat kota Tanjung Pandan. Pantai Tanjung Tinggi tepatnya berlokasi di Dusun Tanjung Tinggi, Desa Keciput, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.

Pantai Tanjung Tinggi merupakan pantai yang berbentuk teluk kecil dengan panjang kurang lebih sekitar 1.000 meter. Pantai ini memiliki pasir yang putih dengan hamparan batu granit yang tersusun dengan rapi. Selain itu, di bagian timur pantai ini juga terdapat bebatuan yang disusun menyerupai lorong sehingga dapat dilewati oleh pengunjung. Pantai ini juga menyajikan panorama yang cukup memanjakan mata dengan keindahan dan keeksotisannya.

Tidak hanya menghadirkan pemandangan alam yang memukau, Pantai Tanjung Tinggi juga memiliki sarana hiburan buatan yaitu di antaranya adalah kawasan memancing, area diving, wahana jet ski, dan wahana air lainnya. Bagi Anda yang berkunjung ke Kota Tanjungpandan, tidak ada salahnya untuk memasukkan Pantai Tanjung Tinggi yang indah ini ke dalam daftar destinasi wisata Anda.

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke pantai ini, Anda dapat menggunakan taksi ataupun dapat menyewa mobil di rental-rental yang ada di Kota Tanjungpandan. Jika Anda berpergian secara beramai-ramai dengan keluarga atau teman, agar lebih efektif dan efisien, Anda sebaiknya menyewa mobil dengan tarif sekitar Rp250.000 per harinya.

 

  • Pantai Teropong

Pantai Teropong adalah salah satu pantai yang ada di Kota Manggar. Meskipun letaknya tidak berada di Kota Tanjungpandan, tidak ada salahnya bagi Anda yang berada di Tanjungpandan untuk berkunjung ke Kota Manggar.  Kota Manggar sendiri lokasinya cukup dekat dari Kita Tanjungpandan.

Pantai Teropong masih berada dalam satu wilayah yang sama dengan Pantai Keramat di Desa Lalang, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pantai Teropong memiliki sejarahnya sendiri yang terkait dengan masa pemerintahan kolonial. Nama “Teropong” diberikan untuk pantai ini karena pada masa lampau di sekitar bukit yang berbatasan langsung dengan pantai ini dipasang beberapa teropong oleh Belanda untuk mengawasi kapal-kapal pembawa minyak yang keluar dan masuk di Dermaga Olivir atau yang disebut juga Dermaga Olie Pier.

Pantai Teropong memiliki pemandangan matahari terbit (sunrise) dan matahari terbenam (sunset) yang sangat indah dan mampu memanjakan mata serta kamera Anda. Gradasi warna air laut yang biru dan jernih, pepohonan di sekitar yang rindang, pasir yang halus dan putih, serta keberadaan Bukit Samak juga menjadi daya tarik lainnya yang cukup kuat dari Pantai Teropong.

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke pantai ini, Anda dapat menyewa mobil di rental-rental yang ada di Kota Tanjungpandan. Anda juga dapat menggunakan angkutan umum yaitu bus kota dari terminal Tanjungpandan menuju Kota Manggar. Jika Anda berpergian secara beramai-ramai dengan keluarga atau teman, agar lebih efektif dan efisien, Anda lebih baik menyewa mobil dengan tarif sekitar Rp250.000 per harinya.
 

  • Pemandian Alam Tirta Surya

Selain pantai, objek wisata air lainnya yang dimiliki Kota Tanjungpandan adalah Pemandian Alam Tirta Pemandian ini berlokasi di Desa Mengkumbang Desa Mengkubang, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dari Bandara H.A.S. Hanandjoeddin, lokasi pemandian ini berjarak sekitar 70 km.

Pemandian Alam Tirta Surya berasal dari sumber mata air alami Danau Kepayak yang tidak pernah mengering meskipun pada musim kemarau. Sumber mata air alami inilah yang membuat pemandian ini terkenal akan kesegaran airnya. Sejak tahun 1994, Pemandian Alam Tirta Surya sudah menjadi destinasi para wisatawan yang berkunjung ke Kota Tanjungpandan. Pemandian ini memiliki dua buah kolam yaitu kolam untuk dewasa dan kolam untuk anak-anak.  

Pemandian Alam Tirta Surya sudah terkelola dengan baik. Hal itu terlihat salah satunya dari berbagai fasilitas yang tersedia di pemandian ini. Selain kolam pemandian, di pemandian ini juga tersedia tempat rekreasi anak, tempat jajanan, musala, toilet, kamar mandi, dan lahan parkir yang luas. Bagi Anda yang berkunjung ke Kota Tanjungpandan bersama dengan keluarga, tidak ada salahnya untuk menyempatkan waktu datang ke pemandian ini.

 

Mal di Kota Tanjung Pandan

Selain wisata alam, Kota Tanjungpandan juga memiliki beberapa mal yang bisa Anda kunjungi. Mal-mal tersebut antara lain adalah sebagai berikut.

  • Mal Puncak Supermarket

Mal ini berlokasi di Jalan Jendral Sudirman No. 37, Tanjungpandan, Belitung, 3341.

 

  • Supermarket Puncak Belitung

Mal ini berlokasi di Jalan Depati Gegedek, Tanjungpandan, Belitung.

 

  • Wahana Pasar Swalayan

Wahana Pasar Swalayan berlokasi di Jalan Sriwijaya Tanjung Pandan, Belitung.

 

Museum di Kota Tanjung Pandan

Selain wisata alam dan wisata belanja, Kota Tanjungpandan juga memiliki wisata sejarah berupa museum. Musem yang ada di Kota Tanjungpandan adalah sebagai berikut.

  • Museum Pemda Belitung

Museum Pemda Belitung atau yang dikenal juga dengan nama Museum Tanjungpandan ini berada di dalam Kota Tanjungpandan dan lokasinya tidak jauh dari Pantai Tanjung Pendam tepatnya di Jalan Melati.

Dahulunya, museum ini bernama Museum Geologi yang didirikan oleh DR. Osberger pada tahun 1963. DR. Osberger adalah seorang ahli Geologi berkebangsaan Belgia. Pada masa didirikannya museum ini, tepatnya pada tahun 1963, DR. Osberger masih bertugas sebagai geolog di unit Penambangan Timah Belitung. Berkaitan dengan profesinya sebagai geolog, DR. Osberger memiliki keinginan untuk mendirikan sebuah musem khusus untuk menyimpan berbagai benda dan catatan terkait sejarah penambangan timah baik yang diolah secara tradisional maupun modern. Tidak hanya itu, dalam visinya, DR. Osberger juga ingin menjadikan museum ini sebagai tempat penyimpanan jenis bebatuan yang ada di Pulau Belitung yang muncul selama proses penambangan timah berlangsung.

DR. Osberger berhasil membangun museum yang diinginkannya tersebut dan diberi nama Museum Geologi. Sepeninggal DR. Osberger, pemerintah daerah setempat pun mengambil alih museum ini untuk dikelola dengan tanpa mengubah isi dan struktur museum yang telah dirancang DR. Osberger. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, isi museum ini juga ditambah dengan berbagai benda bersejarah peninggalan masa perang dan peninggalan kerajaan-kerajaan yang pernah berjaya di Pulau Belitung. Tidak hanya itu, kreativitas pemda setempat juga merambah pada halaman belakang museum ini. Halaman belakang museum yang cukup luas ini dibuat menjadi sebuah kebun binatang mini. Di kebun binatang mini tersebut dipelihara beraneka satwa yang menjadi ciri khas dan memang ada di Pulau Belitung.

Akses untuk menuju Museum Tanjungpandan atau Museum Pemda Belitung ini sangat mudah. Dari pusat Kota Tanjungpandan, Anda dapat memilih berbagai alat transportasi untuk menuju museum ini mulai dari angkutan umum, ojek, hingga mobil sewaan. Jika Anda datang dengan rombongan, Anda disarankan untuk menyewa mobil di rental-rental yang ada di Kota Tanjungpandan agar lebih efektif dan efisien. Harga sewa mobil di rental yang ada di Kota Tanjungpandan berkisar mulai dari Rp350.000 sudah termasuk dengan jasa sopir atau Rp250.000 belum termasuk jasa sopir selama 24 jam.

Jika Anda berkunjung ke Kota Tanjungpandan, Anda dapat memasukkan museum ini ke dalam daftar destinasi Anda. Biaya masuk ke museum ini juga sangat terjangkau yaitu sekitar Rp5.000 per orang. Dengan berkunjung ke Museum Tanjungpandan atau Museum Pemda Belitung ini, wisata Anda ke Kota Tanjungpandan akan lebih lengkap mulai dari wisata alam, wisata belanja, hingga wisata sejarah.

 

Hiburan Malam di Kota Tanjung Pandan

Kota Tanjungpandan juga memiliki tempat unik yang khas bagi Anda yang ingin berwisata malam hari di kota ini.

  • Gang Kim Ting

Gang Kim Ting merupakan kawasan pecinan yang ada di Kota Tanjungpandan. Gang Kim Ting adalah sebuah tempat dengan gaya bangunan khas Cina. Gaya bangunan yang khas ini terlihat pada jajaran rumah-rumah yang memiliki hiasan klasik dengan ornamen yang didominasi warna merah. Di sepanjang jalan Gang Kim Ting ini berjajar penjual aneka makanan dan minuman mulai dari makanan khas Belitung, makanan berat, hingga makanan ringan atau cemilan. Bagi Anda yang senang berwisata kuliner, kawasan Gang Kim Ting ini tidak boleh Anda lewatkan saat berkunjung ke Kota Tanjungpandan.

 

Rekomendasi Tempat Makan di Kota Tanjungpandan

Tidak lengkap rasanya jika berkunjung ke sebuah kota tanpa mencicipi kuliner khas dari kota tersebut. Kota Tanjungpandan pun memiliki beberapa tempat makan yang direkomendasikan bagi Anda yang ingin mencicipi kuliner khas kota ini atau khas Belitung.

  • Mie Belitung Atep

Mie Belitung Atep berlokasi di Jalan Sriwijaya nomor 27, Kota Tanjungpandan. Mi yang disajikan di Mie Belitung Atep ini cukup unik karena berbahan dasar makanan laut atau seafood. Satu porsi Mie Belitung berisi mi kuning yang dilengkapi dengan taburan taoge, irisan timun, potongan kentang rebus, emping melinjo, dan kemudian disiram dengan kuah udang dan ditaburi juga dengan bakwan udang dan satu udang besar utuh di atasnya.

Perpaduan rempah yang khas dan kaldu udang yang menjadi kuah mi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi Mie Belitung. Belitung dikenal dengan hasil lautnya sehingga banyak makanan khas Belitung yang berbahan dasar seafood. Mie Belitung Atep ini cocok bagi Anda yang ingin mencicipi makanan khas Belitung.

Mie Belitung Atep hanya ada satu-satunya di Kota Belitung. Pemilik tempat makan ini, Nyonya Atep, tidak berniat membuka cabang Mie Belitung di tempat lain. Mie Belitung Atep sudah berdiri selama 39 tahun dan menjadi salah satu tempat makan yang melegenda yang menyajikan kuliner khas Belitung. Satu porsi mi lengkap di Mie Belitung Atep cukup terjangkau yaitu sekitar Rp10.000.

  • Suto Belitong Mak Janah

Suto Belitung Mak Janah berlokasi di Jalan Merdeka, Kota Tanjungpandan. Suto Belitung juga merupakan salah satu makanan khas Belitung yang wajib Anda cicipi. Soto atay Suto Belitung ini mirip seperti ketupat sayur namun disajikan dengan kuah yang berbeda. Kuah soto ini dibuat dari rebusan kari iga sapi yang dicampur dengan santan kelapa. Satu porsi soto ini berisi irisan daging yang ditaburi dengan bawang goreng dan disiram dengan kuah khas tersebut. Jeruk limau dan sedikit kecap juga akan menambah kelezatan Suto Belitung ini.

  • Sup Gangan

Sup Gangan adalah salah satu kuliner khas Belitung yang berbahan dasar ikan dan dipadukan dengan kuah kunyit yang segar. Sup Gangan menjadi salah satu kuliner favorit di Kota Tanjungpandan yang dapat Anda temui di beberapa tempat makan atau restoran.

Satu porsi sup gangan berisi potongan ikan yang biasanya ikan tongkol dan disiram kuah kuning yang mengandung potongan buah nanas. Rasa gurih, pedas, asam, dan manis berpadu di dalam satu porsi sup gangan. Sup Gangan juga termasuk salah satu hidangan yang cukup mudah untuk dimasak sendiri. Masyarakat Belitung rata-rata bisa memasak hidangan ini dan hampir setiap hari memasaknya.

Jika Anda berkunjung ke Kota Tanjungpandan, tidak ada salahnya meluangkan waktu untuk mencari restoran atau tempat makan yang menyediakan menu sup ini.

  • Waroeng Kopi Ake

Salah satu kebiasaan yang menjadi budaya makan orang Melayu adalah meminum kopi di pagi hari. Hal tersebut juga berlaku di Belitung termasuk Kota Tanjungpandan. Kebiasaan minum kopi bersama-sama di warung kopi sudah ditanamkan sejak masa pemerintahan Belanda dan dimulainya pertambangan. Masyarakat Belitung biasa melepas penat sekaligus bersosialisasi dengan rekan sejawat sambil meminum kopi di kedai-kedai kopi terdekat.

Salah satu kedai kopi yang menjadi favorit di Belitung adalah Waroeng Kopi Ake. Waroeng Kopi Ake merupakan kedai atau warung kopi tertua di Belitung yang sudah berdiri sejak tahun 1921. Waroeng Kopi Ake berlokasi di Jalan KV Senang 57, Kota Tanjungpandan.

Waroeng Kopi Ake merupakan warung kopu yang cukup sederhana dengan beberapa meja dan bangku plastik. Dinding sekitar warung juga dihiasi dengan pigura-pigura foto lama dan juga potongan-potongan berita atau iklan dari koran. Tidak seperti kedai kopi modern yang menjamur di kota-kota besar yang menyajikan menu kopi lokal dan internasional yang variatif, Waroeng Kopi Ake menyediakan menu sederhana dengan bahan dasar berupa kopi racikan khas yang menjadi andalan. Dua menu favorit yang kerap dipesan pengunjung di warung kopi ini adalah kopi susu dan teh susu.

Pembuatan kopi dan teh di warung kopi ini juga tidak menggunakan alat modern seperti grinder atau mesin penggiling otomatis. Penyajian kopi dan teh di warung kopi ini masih tradisional dengan penggiling sederhana dan menggunakan air panas yang dimasak di teko air. Satu gelas kopi dan teh di Waroeng Kopi Ake juga sangat terjangkau yaitu sekitar Rp10.000. Untuk menemani kopi dan teh, di warung kopi ini juga disediakan berbagai camilan dan kue basah.

Bagi Anda yang senang dengan rasa kopi asli Indonesia, Waroeng Kopi Ake adalah kedai kopi yang tidak boleh Anda lewatkan.


 

Tips Wisata di Kota Tanjungpandan

Berikut ini adalah beberapa tips bagi Anda yang akan berkunjung ke Kota Tanjungpandan.

  1. Sebelum berkunjung ke Kota Tanjungpandan, Anda sebaiknya menyusun rencana perjalanan (itinerary) Anda terlebih dahulu. Anda dapat melakukan pencarian (browsing) di internet untuk mendapatkan pengetahuan dasar mengenai Kota Tanjungpandan dan hal-hal atau tempat-tempat menarik yang akan Anda kunjungi. Hal ini dilakukan untuk memudahkan Anda selama berada di Kota Tanjungpandan nantinya.
  2. Untuk berkeliling Kota Tanjungpandan, Anda dapat meminta bantuan petugas hotel tempat Anda menginap untuk menyewa kendaraan yang akan digunakan selama berada di kota ini.
  3. Tanjungpandan adalah kota yang dikelilingi oleh laut dan pantai. Anda sebaiknya membawa dan memakai sunblock untuk melindungi kulit Anda dari radiasi matahari selama berada di Kota Tanjungpandan. Anda juga dapat membawa dan menggunakan topi untuk menghindari panas matahari.
  4. Jika Anda ingin menyewa motor untuk berkeliling kota Tanjungpandan, demi keselamatan Anda sendiri, sebelumnya pastikan Anda memakai helm dan memiliki SIM.
  5. Jika Anda ingin berwisata mengelilingi pulau yang ada di Tanjungpandan, Anda disarankan untuk membawa bekal makanan yang cukup. Biasanya, di sekitar pulau jarang terdapat restoran atau tempat makan.

 

Hal yang Perlu Anda Tahu di Kota Tanjungpandan

Berikut ini adalah beberapa nomor telepon dan alamat pemerintahan setempat yang dapat Anda kunjungi jika Anda memerlukan informasi atau bantuan selama berada di Kota Tanjungpandan.

  • Dinas Pariwisata dan Ekonomi

Berlokasi di Jalan Depati Gegedek nomor 17, Kota Tanjungpandan, Pulau Belitung. Nomor telepon: 0719-21398 | Fax: 0719-21035 | Email: disbudpar@belitungkab.go.id.

  • Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi

Berlokasi di Jalan Jendral Ahmad Yani Yani dengan nomor telepon: 0719-21355.